KATA
PENGANTAR
Puji
syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya Tugas saya
yang berjudul “ Budaya Dilingkungan Pondok Cina “. Dalam Tugas ini Saya membahas tentang “ Budaya Dilingkungan Pondok Cina“, dimana saya menceritakan tentang bagaimana budaya di daerah pondok cina dari segi bahasa,adat,agama,dan suku yang paling menonjol di pondok cina .Tugas ini dibuat dalam rangka menyelesaikan tugas mata kuliah Softskill (Ilmu Budaya Dasar). Dalam proses pembuatan Tugas ini, saya berterima kasih kepada Allah SWT yang telah membantu dan mempermudah saya dalam menyelesaikan makalah ini, serta Bapak H.Azhari Hasan yang sudah memberi informasi yang sangat bermanfaat untuk membuat tugas saya menjadi baik dan benar dan juga teman saya Iqbal Naufal yang sudah menemani saya menemui took masyarakat di pondok cina . Demikianlah makalah ini kami buat semoga bermanfaat.
yang berjudul “ Budaya Dilingkungan Pondok Cina “. Dalam Tugas ini Saya membahas tentang “ Budaya Dilingkungan Pondok Cina“, dimana saya menceritakan tentang bagaimana budaya di daerah pondok cina dari segi bahasa,adat,agama,dan suku yang paling menonjol di pondok cina .Tugas ini dibuat dalam rangka menyelesaikan tugas mata kuliah Softskill (Ilmu Budaya Dasar). Dalam proses pembuatan Tugas ini, saya berterima kasih kepada Allah SWT yang telah membantu dan mempermudah saya dalam menyelesaikan makalah ini, serta Bapak H.Azhari Hasan yang sudah memberi informasi yang sangat bermanfaat untuk membuat tugas saya menjadi baik dan benar dan juga teman saya Iqbal Naufal yang sudah menemani saya menemui took masyarakat di pondok cina . Demikianlah makalah ini kami buat semoga bermanfaat.
DEFENISI
BUDAYA
Budaya adalah suatu cara hidup
yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan
diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya
terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni.
Bahasa, sebagaimana
juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak
orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang
berusaha berkomunikasi dengan
orang-orang yang berbeda budaya, dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya,
membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.
PENGERTIAN KEBUDAYAAN
Kebudayaan
adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan, dan meliputi sistem
ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan
sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.
BUDAYA
DILINGKUNGAN PONDOK CINA
Gambar 1. Foto Dengan Bapak H.Azhari Hasan
Budaya di
sini sudah sangat kabur dengan masuknya era pertelevisian kelihatannya sudah
tidak heran lagi baik itu dari segi seni,religi,adat,Bahasa.dari kaguyubannya
sendiri dengan gotong royong ada si ada tetapi kurang , dalam segi
masyarakatnya si kurang dalam membantu untuk terjun lansung gotong royong
bersama bagi sebagian masyarakat khususnya bapak bapak yang sudah pensiun dari
pekerjaan bagus di lakukan gotong royong untuk menghilangkan rasa sumpek di
rumah dari pada kita di rumah terus menjadi fikiran tidak terbuka, kalau dahulu gotong royongnya sangat
kelihatan sekali, waktu Bapak masih kecil masyarakat di sini saling membantu,
mau bikin rumah saja saling membantu walaupun masih dari bahan bambu bukan dari
bahan yang sekarang ini dan mereka datang untuk membantu denga ikhlas kalau
sekarang sudah tidak seprti dulu lagi pada mempunyai alasan alasan masing
masing dan memang itu bisa kita maklumin karena di hari libur mereka mengisi
waktu dengan berkumpul bersama keluarga , dari pihak pengurus ya tentu di hari
libur itulah mengajak masyarakatnya untuk saling gotong royong dan dari pihak masyarakatnya mempunyai alasan alasan
yang beragam, walaupun memang tidak tertulis barangkali yang tidak
berpartisipasi bisa memberi minuman atau makanan untuk warga yang gotong royong
itu masih bisa ada walaupun jarang kita temui. Kemudian dari segi religi , pada
umumnya religi masih cukup tinggi di Kalangan masyarakat apa saja kegiatan
pertemuan walaupun pertemuan kaguyuban pertemuan tidak bebau agama pasti mereka
mengaitkan dengan pengajian dan tercamtun di aturan mainnya di kelompok itu ,
dan masyarakat di sini juga sering mengadakan arisan mingguan itu biasaanya
tingkat rw di malam minggu, terkadang ada salah seorang warga yang rejekinya
banyak bisa ikut di rw yang lain, dan kelihatannya kita mengambil keuntungan
untuk berkumpulnya sekaligus mengeratkan tali silatuhrahmi , arisan ini untuk
kegiatan amal amal di masyarakat , jadi lebih banyak di giring untuk menyukai
beramal tetapi enaknya kita bisa ngumpul dengan masyarakat bisa silatuhrahmi,
dari segi minggu ada juga arisan pondok cina utara ,pondok cina selatan dan pondok
cina tengah, kemudian ada kegiatan tiap jumat itu tiap rt melakukan pengajian
khulhuk, membaca yasin sedangkan yang arisan minguan tadi sedikit berbeda tidak
ada yasinan. Dan untuk pengajian ibu ibu mereka bisa melakukan pengajian itu
dalam seminggu bisa tiga kali ada pengajian rt ada pengajian rw dan ada
pengajian bulanan di samping itu ada paguyuban sejenis sama dengan arisan malam
minggu. Dan dari sejarah di pondok cina itu dari dulu di larang membangun
peribadatan selain umat muslim walaupun dahulu di sini banyak sekali umat
tionghoa. budaya masyarakat di sini masih islami dan bila di masyarakat terjadi
masalah moral atau apapun mungkin karena orangnya bukan agamanya dan untuk
akulturasi antar etnis tidak masalah karena dari dahulu masyarakat di sini
selalu welcome tetapi pendatang harus mengikuti tata kerama di daerah sini bila
mereka mengikuti cara di sini tentu akan di hormati di kalangan masyarakat
pondok cina , soal music atau kesenian dahulu rebana kemudian ada orkes , orkes
ini masih bergaya melayu jadi orkes melayu baru masuk ke pada jamannya rhoma
irama mentas dengan sonetanya baru orkes malayu sedikit pudar dan terganti oleh
dangdut kalau dulu itu seninya itu ada
juga cokek yang berasal dari cina anak anak muda di larang menonton cokek
karena tidak bermoral karena minum minum alkohol karena ada penari penari yang
kurang pantas dan bawaan cina ada juga gambang kromo dan ada juga dari sunda
krimingan selebihnya yang paling menarik buat bapak H.Azhari Hasan itu wayang
kulit tetatapi wayang kulit melayu betawai yang wayang kulit pakai Bahasa
melayu betawi dan jaman sebelumnya itu masih ada rebana besar yang di iringin
dengan pantun pantun jenaka dan pantun pantun nasehat , dan sekarang ini sudah
jarang sekali ada orkes atau teater wayang begitu , Kemudia dari segi suku,
suku yang menonjol, kami ini menganggap karena logat yang kami terima dari
Bahasa ibu atau di sebut hasanah sunda,melayu,jawa , ada satu kesimpulan yang
di baca bapak H.Azhari Hasan “pada hakikatnya orang orang betawai pinggir ini
ada sisa sisa laskar mataram yang gak berani pulang pada saat pengepungan betawi
pada tahun 1629 itu gagal , dan menurut
keterangan orang dahulu kenapa kampung ini di panggil kampung bojong karena
dahulu di kampong ini banyak bojongan bojongan orang orang padjajaran sehingga
masyarakat di sini bisa di sebut orang padjajaran bisa juga di sebutt orang
sisa sisa laskar mataram . bisa jadi kami ini orang melayu karena Bahasa sehari
harinya Bahasa melayu betawi dan karena semua itu ada sejarahnya . yang
sekarang ini akibat pondok cina atau
kampung bojong ini sangat dekat dengan universitas dan banyak berdatangan suku
suku dari luar pulau untuk belajar di sini tetapi yang paling menonjol di
masyarakat sini adalah suku betawi. Dari segi adat pernikahan masyarakat kampung
bojong sudah adat capuran mempelai laki laki memakai jas dan peci sedangkan
mempelai perempuan memakai kebaya dan kerudung
jadi masyarakat di sini menganggap yang umum dan sederhana saja . dari
segini bahasa dahulu masyarakat di sini sering menggunakan Bahasa melayu atau
pun betawa tetapi bila di lihat dari segini jaman sekarang sudah luntur dalam
menggunakan Bahasa daerah untuk berbicara di karenakan banyak orang orang yang
berdatangan dari luar pulang untuk sekolah tetapi terkadang di dalam rumah
masih sering di pakai Bahasa daerah mereka sendiri untuk saling berkomunikasi.
